Pesan Paskah Sri Paus Leo XIV: “Kristus Bangkit, Harapan Dunia Dipulihkan”
Vatikan, Paskah 2026 — Dalam perayaan Vigili Paskah pertamanya sebagai pemimpin Gereja Katolik sedunia, Paus Leo XIV menyampaikan pesan Paskah yang kuat tentang harapan, perdamaian, dan rekonsiliasi di tengah dunia yang dilanda konflik, kekerasan, dan ketidakpastian global.
Perayaan yang berlangsung khidmat di Basilika Santo Petrus, Vatikan, menandai momen iman yang mendalam bagi umat Katolik di seluruh dunia. Dalam homilinya, Paus menegaskan bahwa kebangkitan Yesus Kristus bukan sekadar peristiwa masa lalu, tetapi realitas iman yang terus hidup dan memberi arah baru bagi umat manusia.
✝️ Kebangkitan Mengalahkan Kebencian dan Kematian
Paus Leo XIV menegaskan bahwa misteri Paskah menunjukkan kuasa Allah yang melampaui kematian. Kebangkitan Kristus menjadi tanda bahwa kebencian, kekerasan, dan dosa tidak memiliki kata akhir dalam sejarah manusia.
Menurutnya, dunia modern sering kali dikuasai rasa takut, permusuhan, dan keputusasaan. Namun terang Paskah menunjukkan bahwa kasih Allah selalu mampu membuka jalan baru, bahkan ketika manusia merasa segala sesuatu telah berakhir.
Ia mengajak umat beriman untuk melihat Paskah sebagai panggilan nyata untuk membangun kembali relasi yang rusak — dalam keluarga, masyarakat, maupun antarbangsa.
π Seruan Perdamaian bagi Dunia yang Terluka
Dalam pesannya, Paus secara khusus menyoroti penderitaan manusia akibat perang dan konflik global. Ia mengingatkan agar dunia tidak menjadi mati rasa terhadap penderitaan sesama.
“Jangan biarkan hati manusia terbiasa dengan perang,” demikian inti seruan Paus. Kebangkitan Kristus, katanya, adalah undangan untuk memilih jalan dialog, persaudaraan, dan solidaritas universal.
Paus Leo XIV menegaskan bahwa Gereja dipanggil menjadi tanda harapan di tengah dunia yang terpecah. Umat Katolik diajak menjadi pembawa damai melalui tindakan nyata: mengampuni, melayani, dan membela martabat manusia.
π₯ Paskah sebagai Pembaruan Iman
Selain pesan perdamaian, Paus mengajak umat untuk menjadikan Paskah sebagai momentum pertobatan pribadi. Kebangkitan Kristus bukan hanya dirayakan secara liturgis, tetapi harus tampak dalam perubahan hidup sehari-hari.
Ia mengingatkan bahwa iman Paskah berarti meninggalkan “kubur” lama berupa egoisme, kebencian, dan ketidakpedulian, lalu bangkit menuju kehidupan baru yang dipenuhi kasih.
π Harapan bagi Gereja dan Dunia
Menutup pesannya, Paus Leo XIV mengajak seluruh umat Katolik di dunia untuk menjadi saksi kebangkitan melalui tindakan kasih yang sederhana namun nyata.
Paskah 2026, menurutnya, menjadi kesempatan bagi Gereja untuk menghadirkan harapan di tengah dunia yang haus akan perdamaian dan makna hidup.
“Kristus bangkit. Karena itu, harapan tidak pernah mati,” demikian pesan utama Paus kepada umat beriman di seluruh dunia.
π Sumber
Pesan Paskah ini dirangkum dari laporan media internasional:
- National Catholic Reporter (NCR Online)
- Politico
- Reuters


.png)


.png)