-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Iklan

Isreal serang Irak, Timor Tengah Membara

Sabtu, 28 Februari 2026 | Sabtu, Februari 28, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-28T12:34:55Z

 Israel Melancarkan Serangan Besar-besaran ke Iran, Ketegangan Regional Meningkat


TEHERAN/ JERUSALEM –
Militer Israel melancarkan serangan besar ke wilayah Republik Islam Iran pada Sabtu, 28 Februari 2026, dalam operasi militer yang disebut sebagai serangan pendahuluan terhadap potensi ancaman dari Tehran. Ledakan terdengar menggema di ibu kota Iran, Teheran, menandai eskalasi signifikan dalam konflik yang telah berlangsung bertahun-tahun antara kedua negara.

Menurut pernyataan yang dilansir oleh militer Israel, operasi ini (disebut Operation Lion’s Roar) merupakan serangan terkoordinasi dengan Amerika Serikat untuk menargetkan infrastruktur militer dan pusat komando Iran. Presiden AS, Donald Trump, bahkan menyebut bahwa operasi “major combat operations” sudah dimulai sebagai bentuk upaya untuk menetralkan ancaman dari program nuklir dan rudal Iran.

Pusat kendali pertahanan udara Iran juga melaporkan sejumlah ledakan di berbagai titik penting ibu kota. Sebagai respons, otoritas Iran menutup wilayah udara negaranya sampai pemberitahuan lebih lanjut, langkah yang menunjukkan kondisi darurat nasional di Tehran.

Reaksi dan Ancaman Balasan dari Iran

Pemerintah Iran mengecam serangan tersebut dan menyatakan akan memberikan “balasan tegas” terhadap apa yang mereka sebut sebagai agresi terhadap kedaulatan negaranya. Kementerian Luar Negeri Tehran menuduh pihak Amerika Serikat dan Israel melakukan serangan sekaligus merusak upaya diplomasi yang tengah berlangsung terkait program nuklir Iran.

Sementara itu, Rusia mengutuk tindakan militer AS–Israel itu sebagai tindakan agresi yang tidak beralasan dan menegaskan bahwa serangan tersebut berpotensi memicu dampak kemanusiaan dan ekonomi yang luas di kawasan.

Dampak Regional dan Situasi Darurat

Israel telah menyatakan keadaan darurat di seluruh negeri dan menutup ruang udaranya. Sirene pengingat bahaya berkali-kali terdengar di beberapa kota Israel menyusul serangan balasan yang diperkirakan akan terjadi dari Iran atau kelompok milisi sekutu Tehran.

Negara-negara tetangga seperti Irak telah menutup ruang udara mereka karena kekhawatiran eskalasi konflik lebih jauh, sementara komunitas internasional terus memantau perkembangan yang dapat memicu instabilitas di Timur Tengah lebih luas.


Sumber Berita:
Reuters / CBS News / AP News / Anadolu Agency / detikNews

Iklan

×
Berita Terbaru Update